Showing posts with label poligami. Show all posts
Showing posts with label poligami. Show all posts

25 May, 2015

Nikah Sirri, Keluarga Suami Memaksa Cerai


Seorang perempuan sebut saja Melati dengan status janda dua anak dinikahi siri oleh seorang perjaka. Lelaki ini sebut saja Andi bekerja di pengadilan negeri di Kalimantan. Alasan menikah sirri adalah karena ibu si Andi tidak akan setuju dengan pernikahan tersebut, lantaran Melati berstatus janda. 

Andi tadi nekad menikah sirri dengan Melati. Melati pun menerima dinikahi karena dijanjikan bahwa kelak, ketika mereka punya anak, ibu Andi tadi akan menerima keduanya.

Setelah keluarga Andi tahu, mereka tidak setuju dengan pernikahan tersebut dan memaksa Andi untuk menikah dengan perempuan lain, sebut saja Mawar. Meski Andi menerima dinikahkan dengan Mawar, ia tak mau tinggal dengan Mawar dan tetap tinggal bersama Melati dan buah hati mereka.

Kehidupan keduanya selalu dikejar-kejar dan diganggu keluarga Andi. Andi berupaya menceraikan Mawar, tetapi Mawar tidak mau. Bagaimana alternatif solusinya?



26 March, 2015

Setelah Poligami, Istri Gugat Cerai

Yth Pengelola

Mohon penjelasan, saya sudah beristri dan punya anak 1. Saya menikah pada tahun 1996. Pada perjalanan hidup di tahun 2011, saya nikah lagi (siri), tidak melalui KUA, tanpa pengetahuan istri pertama. 

Semula istri berontak, namun dengan segala pengertian akhirnya dia terima hidup bersama berjalan 1 tahun lebih. Istri pertama justru sempat mengucapkan janji kalau kita sepakat jangan sampai pisah (hidup bersama). 

Beberapa bulan lalu, istri saya izin mau menghadiri pesta di suatu kota lain. Ia pergi janjian akan ketemu dengan ibunya di tempat pesta di Jawa Timur. Saya mengizinkan, namun 1 minggu ia belum pulang. Alasannya, acara belum selesai. Sampai 1 bulan, ia belum pulang juga. HP dimatikan. 

Belakangan dia SMS dan bilang tinggal d tempat ibunya di Lampung. Saya mencoba membujuknya untuk pulang melalui sms dan telpon tapi tidak dianggap. Diam-diam dia ajukan gugat cerai di Lampung. Tiga bulan setelahnya, dia SMS kalau pengadilan sdh putuskan cerai. Yang jadi pertanyaaan, kenapa dia yang pergi dari rumah, kok pengadilan bisa putuskan gugata?


XX di kota Y